Senen

KEKAYAAN BERSUMBER DARI TUHAN

“Segala sesuatu berawal dan bersumber dari TUHAN” jadi, kekayaan pun berasal dari TUHAN. Allah kita memberikannya  kekayaan itu kepada orang yang berkenan kepadaNya, artinya Allah kita memiliki tujuan yang jelas mengapa DIA memperkaya seseorang. Yaitu untuk mewujudkan visi misinya ALLAH itu sendiri melalui anda dalam dunia ini.

Mengenai SALOMO Raja Israel yang kaya raya itu dipilih TUHAN menjadi mitraNya dalam dunia melalui proses panjang. Melalui doa ayahnya ‘DAUD’ dan pelajaran-pelajaran tentang hikmat dalam istana. Berkat TUHANlah yang menjadikan ia kaya. Tuhan sangat memberkati Salomo dengan berkelimpahan, tidak ada raja yang lebih kaya daripada Salomo, tetapi apakah Salomo pernah memohon-mohon supaya dia menjadi kaya? Mari kita lihat apa yang diajarkan dalam Alkitab :

1 Raja-raja 3:3-15

3:3 Dan Salomo menunjukkan kasihnya kepada TUHAN dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya; hanya, ia masih mempersembahkan korban sembelihan dan ukupan di bukit-bukit pengorbanan.
3:4 Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.
3:5 Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu.”
3:6 Lalu Salomo berkata: “Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini.
3:7 Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.
3:8 Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.
3:9 Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”
3:10 Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.
3:11 Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,
3:12 maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.
3:13 Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.
3:14 Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu.”
3:15 Lalu terjagalah Salomo; ternyata ia bermimpi. Sekembalinya ke Yerusalem, berdirilah ia di hadapan tabut perjanjian Tuhan, dipersembahkannya korban-korban bakaran dan korban-korban keselamatan, kemudian ia mengadakan perjamuan bagi semua pegawainya.

Hikmat adalah sebuah kekayaan yang lebih besar daripada harta duniawi. Salomo tahu apa yang baik untuk dirinya. Kekayaan itu hal yang mudah bagi Allah. Mengapa Allah memberikan berkat yang sungguh berkelimpahan kepada Salomo sedangkan dia tidak pernah memohonkannya?, kita baca lagi pada ayat 3 “Dan Salomo menunjukkan kasihnya kepada TUHAN dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya; hanya, ia masih mempersembahkan korban sembelihan dan ukupan di bukit-bukit pengorbanan”. Allah sungguh bersuka cita akan cara hidup Salomo, dan ketika berdoa Salomo tidak meminta sesuatu untuk kepentingan sendiri, tetapi suatu permohonan yang bermanfaat untuk orang lain, Allah dibuat kagum oleh Salomo, perhatikan ayat 9 “Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”

Jadi kekayaan adalah hal yang sepele buat Tuhan, Allah kita Allah yang kaya, maka sebagai anak, hendaklah kita tahu dan mengerti apa yang Tuhan mau. Berkat tidak selalu berupa materi, Hikmat adalah sebuah berkat yang lebih dari kekayaan.

Pengkhotbah 7:11-12

7:11 Hikmat adalah sama baiknya dengan warisan dan merupakan suatu keuntungan bagi orang-orang yang melihat matahari.
7:12 Karena perlindungan hikmat adalah seperti perlindungan uang. Dan beruntunglah yang mengetahui bahwa hikmat memelihara hidup pemilik-pemiliknya.

Tegas sekali pernyataan ini “Kekayaan adalah dari Tuhan! Janganlah menganggap kekuatan kita yang menjadikan kita kaya.

Ulangan 8:17
Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.

Beberapa pertanyaan dalam renungan kita kali ini

1. Kalau saya kaya, saya lakukan apa dengan sejumlah besar kekayaan itu?

2. Bagaimana supaya TUHAN memilih saya menjadi seperti Raja Salomo dan mewujudkan visi misinya dalam dunia ini?

3. Apakah hidupku cukup berani menerima kekayaan ini, bagaimana mengelolanya ?

Pdm Ir. Mustika Ranto Gulo

Iklan

Satu pemikiran pada “Senen

  1. Beberapa pertanyaan dalam renungan kita kali ini
    1. Kalau saya kaya, saya lakukan apa dengan sejumlah besar kekayaan itu?
    2. Bagaimana supaya TUHAN memilih saya menjadi seperti Raja Salomo dan mewujudkan visi misinya dalam dunia ini?
    3. Apakah hidupku cukup berani menerima kekayaan ini, bagaimana mengelolanya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s