Hukum Terhadap Teror dan Perbuatan Tidak Menyenangkan

Beberapa kali saya mendapat teror dan caci maki yang sangat kasar dan tidak manusiawi dari seseorang yang menurut saya tidaklah pantas ia lakukan karena melihat posisi sosial masyarakatnya. Namun itu terjadi di jaman yang sangat terbuka ini.

Beberapa kali juga saya berdoa untuk memaafkan orang ini berinisial A dan meminta berdamai, namun tidak berhenti menakut-nakuti saya dengan show powernya dengan mencatut nama-nama jenderal dan pejabat tinggi.

Pada waktunya, saya meminta perlindungan keselamatan karena ancaman ini, karena saya duga orang ini gelap mata, benar-benar niat mmbunuh dan ingin diakui kehebatannya. Akhirnya saya mendatangi KOMNAS HAM dan juga Mabes Polri membuat pernyataan memohon perlindungan keselamatan sekaligus memohon bantuan hukum untuk menjembatani penyelesaian masalah. Ternyata orang ini kuat sekali bahkan menantang untuk perang sampai menyebut-nyebut suku (RAS) asal usul saya.

Hukum terhadap peneror itu sudah jelas di atur undang-undang. Apalagi dengan perbuatan tidak menyenangkan, itu juga adalah perbuatan yang melanggar undang-undang.

Secara kemanusiaan saya dimana darah pribumi mengalir dalam jiwaku akhirnya membara juga, apalgi inisial A ini adalah seorang keturunan Tionghoa yang seharusnya menjaga norma-norma kehidupan bersama dan tidak memicu konflik rasial di negeri ini.

Oleh karena itu saya hanya serahkan pada Tuhan saja bagaimana agar orang sombong ini dapat menyadari betapa manusia ini bagaikan debu tak berarti apa-apa. Uang adalah kekuatannya, ia berpikir bahwa bisa membeli semua pejabat dan para jenderal, bahkan Lowyer untuk membunuh manusia.

Pada doa malam kemarin saya mengutip sebuah Power of Speech dari salah seorang hamba Tuhan yang hadir “TUHAN membenci kesombongan, Tuhan akan melucuti semua kekuatan orang yang congkak dihadapan Tuhan, kalau manusia mengandalkan uangnya …tentu Uang adalah milik Tuhan, akan diambil lagi darinya. Kalau ia mengandalkan pejabat maka pejabat itu akan konflik dengannya, atau saja jabatan itu diambil darinya dan orang congkak itu akan tinggal sendirian pada akhirnya” …terima kasih doanya pa Pendeta.

Jangan terlalu buru-buru membuat orang lain menderita karena kekuasaan ada ditanganmu. Ini peringatan kepada mereka yang pernah dipercaya TUHAN untuk menjadi kaya. Jangan karena kekayaan kau datangkan penderitaan kepada umat manusia.

Kekayaan adalah ujian terberat dalam hidup ini, karena dgn kekayaan anda bisa membeli kekuasaan dan dengan kekuasaan anda bisa membelokkan semua kebenaran dan membuat orang lain mati dan menderita.

Mustika Ranto Gulo

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s