Pertandingan Iman

HIDUP DALAM PERTANDINGAN

I TIM 6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

CINTA UANG membutakan mata rohani siapapun, menjadi tega dan sangat kejam. Uang yang membuat kita terpisah dgn sahabat karib, mengakibatkan perceraian suami istri, perang antar suku bangsa, saling membunuh.

Paulus berpesan kepada Timotius :
Dalam I TIM 6:11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

agar kita menjauhi cara hidup seperti itu, tetapi beralih kepada hidup yang benar. “hai manusia ALLAH mengandung arti sangat dalam, yaitu panggilan khusus kepada keturunan ilahi yang masih memiliki roh dalam dirinya, yaitu Roh ALLAH. SIFAT DASAR MANUSIA ALLAH sebagai tugas kita sekarang adalah :

  1. Mengejar Keadilan
  2. Beribadah
  3. Hidup pnuh setia
  4. Kasih
  5. Kesabaran
  6. Kelemah Lembutan

Dengan demikian, kita bisa diandalkan dalam setiap pertandingan iman :

Ayat 6:12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Pertandingan Iman

Setiap pertandingan ada juara dan ada juga yang kalah sama sekali dan tidak diperhitungkan dalam kelompok orang2 yang berprestasi. Kita harus menjadi juara sebagai pemenang sehingga memperoleh hadiah. HAdiahnya adalah HIDUP YANG KEKAL. Tropi ini akan kekal untuk selama-lamanya. “…..Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi”.

Saksi kita adalah ribuan malaikat yang bersuka cita karena kemenangan kita namun ada juga penguasa-penguasa di udara yang menghendaki agar kita kalah.

PAULUS menegaskan peneguhan Timotius (baca ayat 6:13. “Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu:”

Artinya ikutilah aturan main dengan benar, jangan melakukan kesalahan dalam setiap pertandingan. Usahakan tidak ada kartu kuning atau kartu merah yang dikeluarkan oleh wasit karena kita melakukan pelanggaran dalam bermain dilapangan.

Ayat 6:14 Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,
Ayat 6:15 yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.
Ayat 6:16 Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.

Akhir pertandingan adalah sebuah kepastian keselamatan jiwa kita oleh kristus TUHAN. Kesimpulan adalah

PERCAYA:  IMAN, PENGHARAPAN DAN KASIH

Iklan

2 pemikiran pada “Pertandingan Iman

  1. Iblis adalah lawan kita, ia adalah penguasa kegelapan yang memiliki strategy yang canggih untuk menghancurkan manusia. Baca I Petrus 5:8. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

    Tanpa pertolongan dari TUHAN manusia akan menjadi hambanya iblis. Iblis memiliki strategy gerilya yaitu berkeliling-keliling mencari mangsanya. Kita adalah target iblis, apa jadinya kalau kita tidak memiliki senjata untuk melawan dan perisai untuk berlindung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s