Hikmat Menjadikan Kaya (5)

Hikmat Dunia dan Arus Global Dunia

Arus bisnis global sangat mengerikan sekali karena telah membawa banyak jiwa kepada sikap “cinta uang”.

Kehidupan manusia sangat tergantung kepada alat tukar yang disebut UANG diseluruh dunia. Uang telah menguasai setiap sisi kehidupan. Kondisi seprti ini tidak mengherankan karena sudah diramalkan oleh Paulus dalam 2 Timotius 3:2: “Manusia akan menjadi hamba uang,”. Uang memiliki kekuatan majis yang mampu merubah segalanya. Terseret ke dalamnya berarti siap menaggung resiko untuk menjadi budak dan bukan tuan.

Percaya kepada ALLAH sebagai pemilik satu-satunya harta kekayaan dunia ini termasuk uang di dalamnya, bertentangan sekali dengan percaya kepada uang bahwa uang adalah sumber kekayaan. Jangan tertipu karena uang yang diyakini banyak orang bahwa banyak uang sama dengan kaya raya. Pengaruh uang memang nyata tetapi jangan tertipu olehnya.  Uang bisa membuat orang buta akan CINTA KEPADA TUHAN YESUS, bahkan orang-orang Kristen telah menjadi ‘raja tega’ dan ‘kejam’ kepada sesamnya.

Hati nurani dapat dibeli dengan uang.
Dalam 1 Timotius 6:10, ia berkata: Karena akar segala kejahatan adalah cinta uang. Untuk memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan segala macam kesedihan.

Uang telah meluluhlantahkan iman banyak orang, bahkan kekristenan pun mereka anggap sebagai kebodohan. Apa artinya Himat menjadikan kaya kalau uang bisa merubah segalanya. Memburu uanglah yang menjadi cikal bakal kemiskinan, kejatuhan dan menuju kepada kehampaan.

Buku hikmat menjadikan kaya dianggao sebuah keraguan, bahkan sering dianggap kebodohan, tidak realistis, menghilangkan kesempatan emas, dan berbagai penilaian lainnya. Contohnya dunia politik  pun orang kristen yang seharusnya menjadi ‘saksi Kristus’ bahkan tidak ragu-ragu untuk menjual kebenaran demi uang.

Pertikaian dan perang antar bangsa pun disulut oleh uang, hati nurani anda terbawa arus globalisasi perdagangan dunia.  Persaudaraan menjadi retak, persahabatan berakhir, hubungan persaudaraan dihancurkan oleh perebutan warisan bahkan suami istri bercerai karena uang.

Menjadi Kaya Bukan Dosa

Justru memburu uang dengan cara gampang ‘shortcut’ misalnya bisnis haram narkoba, perdangan manusia, pencucian uang dan lain sebagainya adalah disebut dosa. Bisnis seharusnya dijalankan dengan baik dan terbuka ‘transparent’. Artinya penghasilan anda berasal dari bisnis yang memuliakan nama ALLAH sebagai sumber segala kekayaan itu. Hasil bisnis  yang memuliakan ALLAH artinya kesejahteraan yang anda capai harus menjadi bukti nyata akan kebesaran TUHAN.

Uang hanya sebagian kecil dari manifestasi kekayaan, bukan kekayaan sejati. Uang menjadi idola karena menjadi alat tukar membeli barang-barang, atau karena menjadi alat tukar kesenangan anda saja. Bisnis di dunia telah memperdagangkan uang secara global. Itulah sebabnya uang menjadi sangat penting bahkan lebih penting dari siapa pemiliknya.

Hikmat yang kita dapatkan hari ini, adalah uang milik TUHAN sehingga lebih baik saya memilih mengutamakan TUHAN dari pada uang. Uang hanyalah sebuah alat dan benda yang tak berarti, jika anda telah membangun iman kepada TUHAN. Membangun Iman artinya membangun pipa besar yang menghubungkan antara sungai kekayaan dengan sumur anda dalam rumah.

Makna membangun pipa artinya ‘tinggallah di dalam DIA, dan FIRMANNYA tinggal di dalam kamu’. Sebuah keteguhan akan PIN anda kepada ATM yang siap anda kuras sampai tak terbatas.

Ada hubungan yang maha dasyat antara sungai kekayaan dengan sumur dalam rumah anda yang sangat terbatas. Sungai kekayaan TUHAN tidak pernah kering dan tidak pernah habis. Justru sumur anda yang belum tentu mampu menahan derasnya berkat dari pipa yang menghubungkan sungai Kekayaan Tuhan itu.

Inilah rahasia yang saya temukan, ketika TUHAN ALLAH berkata “taklukanlah bumi dan berkuasa atasnya….”, merupakan janji yang akan dilunasi oleh TUHAN kepada saya dan anda. Dilunasi artinya dibuktikannya kepada saudara hari ini, bukan besok. Allah sudah lama menunggu anda memahami hal ini dan menerima berkat dasyat yang belum pernah terjadi dalam sejarah manusia turun temurun.

Jadi, bisnis anda adalah bagian dari air yang mengalir yang bersumber dari sungai kekayaan abadi. Sehingga usaha anda tidak dikendalikan oleh dunia yang sangat terbatas ini. Arus bisnis Global memang kencang dan banyak yang hanyut meninggalkan TUHAN, mereka beralsan bahwa “tekanan sangat berat”.

ALLAH yang kita sembah dalam Yesus Kristus, tidak akan pernah kompromi kepada pola pikir manusia yang plin-plan. Pilihlah pada hari ini kepada siapa engkau berbakti, kepada TUHAN YESUS atau kepada mammon?

Pdm Ir. Mustika Ranto Gulo

Iklan

4 pemikiran pada “Hikmat Menjadikan Kaya (5)

  1. I TIM 6:17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.

    Mengapa orang kaya diperingatkan? karena orang kaya mudah melakukan keinginan hatinya, karena kekayaannnya itu ia menjadi sadis dan melawan keinginan TUHAN.

    Orang Kaya yg mengandalkan kekayaannya telah menghina ALLAH kita, seharusnya dgn kekayaannya kita menjadi sumber berkat dimana kita berada.

    Allah yang dalam kekayaannya, memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati, demi kemuliaan NAMANYA.

    • Terima kasih bang Kim Lee, salam untuk Keluarga!

      Saya bangga dengan tanggapannya, bahwa TUHAN bertujuan agar berkat kekayaan kita menjadi kemuliaan bagi NamaNya

      Amin

  2. ROMA 5:1. Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
    5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
    5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
    5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
    5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
    5:6. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
    5:7 Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar–tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati–.

    • Saya tertarik kata2 ini ” Roma 5:7 Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar–tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati–.”

      PERSAHABATAN DI DUNIA INI MEMBUTUHKAN PENGORBANAN, TETAPI SIAPA YANG RELA MATI UNTUK SAHABATNYA?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s