BAGAIMANA CARA MEMENANGKAN PERTANDINGAN & PEPERANGAN ROHANI?

Pdm.Ir. Mustika Ranto Gulo

 

PENDAHULUAN

Amerika Serikat (AS) tahu persis tingkat kemampuan dirinya dan juga tingkat kemapuan lawannya dalam setiap peperangannya. Salah satu contoh  ketika  membabaskan KWAIT 1990 dari infasi Negara Irak. Pada waktu itu AS menargetkan dalam beberapa hari saja dapat memenangkan peperangan.Hal itu membuktikan bahwa AS sudah tahu persis seluk beluk lawannya itu.    

Strategy itu juga berlaku dalam hukum peperangan  rohani. Kita harus mampu mengetahui seluk beluk kelebihan dan kelemahan lawan kita. Sehingga kita mampu menargetkan dengan iman bahwa kita mampu mengalahkan musuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Dalam pertandingan olahraga juga memakai strategy tersebut. Mengenali kelebihan dan kekurangan lawan kita sangat menguntungkan sekali. Demikian juga orang kristen yang sudah menerima Tuhan, sebagai juru selamatnya, harus menang dari intimidasi lawan kita yang tangguh itu. 

Bagaimana cara memenangkan peperangan itu? Saudara harus tahu siapa lawan dan siapa kawan. Strategy ini merupakan langkah awal dalam memenangkan pertandingan dan peperangan rohani selanjutnya. 

Pertama-tama kita harus mengetahui kepada siapa kita mengabdi dan bekerja, yaitu kepada TUHAN YESUS. Sebagai pengikut Kristus harus mengenal siapa DIA dan juga siapa lawanNya. Raja kita adalah Tuhan Yesus, yang memiliki visi dan misi yang jelas dalam dunia ini tentang keselamatan umat manusia. Kesejahteraan dan perdamaian yang penuh kasih. Sedangkan iblis, dia datang seperti pencuri yang hanya merusak dan membinasakan.    

 

Ada dua lawan atau musuh kita, yaitu: (1). DIRI SENDIRI, (2). PENGUASA KEGELAPAN

 

Ad.1. DIRI SENDIRI

Mengapa diri sendiri? Bukankah kita ciptaan TUHAN? Iya, benar, tetapi musuh berat itu bernama “NAFSU” yang ada dalam diri kita sendiri. NAFSU itu adalah keinginan-keinginan kita yang sulit dibendung untuk mewujudkannya. Keinginan kita itu mengadung kelaiman dan melahirkan dosa.

Kejatuhan manusia yang pertama adalah ketika Hawa mewujudkan keinginannya dalam taman eden itu. “KEINGINAN” itu tidak selamanya datang dari visi misi yang baik, namun berasal dari hawa nafsu manusia.

Dalam (Yakobus 1:14) Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Jadi, musuh kita ternyata ada disini, sangat dekat sekali yaitu diri kita sendiri. Sangat sulit saudara, untuk melawan diri sendiri, seperti orang yang sudah kencanduan merokok, tidak bisa melepaskan dirinya dari kebiasaan itu. Mengapa tidak bisa membendung keinginan itu? Karena kita telah diperhamba oleh nafsu ingin merasakan kenikmatan. Jadi, peperangan rohani yang pertama adalah penundukan diri, melawan keinginan daging dan melawan nafsu itu sendiri. Bukti bahwa NAFSU adalah musuh kita baca Matius 6:23 jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

Bahayanya dari KEINGINAN yang tidak terkendali itu, pasti  menyeret dan memikat kita dalam dosa berantai, yaitu dosa yang baru. Siapapun tak akan bisa lepas dari perhambaan keinginan/ nafsu ini kecuali tangan TUHAN yang dapat menolong. Akibatnya manusia bisa kehilangan ratio atau kehilangan akal sehat. Bahkan ada yang meninggalkan TUHAN karena kecewa atas keinginannya yang tidak tercapai.

Pada tahap pertama ini, menjelaskan bahwa betapa bahayanya dosa ingin ini, ingin kaya, ingin dipuja, ingin dihormati, ingin santai, ingin dan ingin……, tiada batasnya. Bagaikan tenggorokan yang menganga menelan apapun, tidak bisa dibendung lagi nafsu yang menggelora itu.

Kenalilah dirimu sejak dini, bahwa kesusahan-kesusahn yang dialami sekarang akibat usaha mewujudkan keinginan / nafsu sendiri.

Kalau kita tidak mengenal siapa musuh yang sesungguhnya, bagaimana kita bisa menang dalam pertandingan dan peperangan? Saat ini coba mulai analisa dirimu, dan minta hikmat kepada TUHAN. Mungkin telah merusak hubungan sosial kita. Atau telah menimbulkan konflik dalam persahabatan atau dalam keluarga.

Itu semua karena kita tidak mampu mengendalikan keinginan diri kita agar orang lain mengkuti maunya kita.

Contohnya, ketika kita memaksakan keinginan agar orang-orang harus berubah sesuai keinginan hati kita, telah menimbulkan banyak konflik. Kalau tidak terwujud,  kita menyalahkan orang lain sebagai penyebab kegagalan kita?. Bahkan menuduh suami atau istri atau anak, atau atasan/karyawan sebagai penyebab sialnya kehidupan yang kita alami?

Lebih sadis lagi, kalau menuduh pendeta atau jemaat sebagai penyebab gagalnya program  gereja. Bahkan tidak sedikit para pelayan yang tidak sadar sedang memaksakan keinginannya di dalam program gereja yang akhirnya menjadi penghambat penginjilan.

 

AD.2. PENGUASA KEGELAPAN

Iblis adalah lawan kita, ia adalah penguasa kegelapan yang memiliki strategy yang canggih untuk menghancurkan manusia. Baca I Petrus 5:8. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Tanpa pertolongan dari TUHAN manusia akan menjadi hambanya iblis. Iblis memiliki strategy gerilya yaitu berkeliling-keliling mencari mangsanya. Kita adalah target iblis, apa jadinya kalau kita tidak memiliki senjata untuk melawan dan perisai untuk berlindung.

Bandingkan dengan peperangan Daud. Musuhnya adalah Goliat, sedangkan musuh kita bukan darah dan daging. Ketika DAUD berperang melawan Goliat, Daud hanya mengandalkan TUHAN saja. Selain itu kemenangan Daud karena dibarengi dengan skill menggunakan senjata katapelnya.

Dalam  Efesus 6: 12 “Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara”.

Sudah jelas bahwa bukan sesama manusia yang menjadi lawan kita, tetapi iblis yang telah menjadi seteru kita. Iblis telah merebut banyak manusia menjadi hamba dan pengikutnya. Sekarang tugas kita berperang agar jangan menjadi hambanya dan sekaligus merebut teman-teman kita dari tangannya.

Perhatikan nats diatas, lawan kita yang cukup tangguh itu adalah:

  1. pemerintah-pemerintah dunia yang gelap ini, yaitu iblis yang memiliki jaringan dan lembaga pemerintahan yang sangat kuat dan lihai menghancurkan ‘KOMUNITAS KRISTEN”. Pemerintah Kegelapan ini tertulis dalam Wahyu  2:9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu–namun engkau kaya–dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis. 2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. 2:11 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.”
  2. melawan penguasa-penguasa dunia yang gelap ini, iblis juga yang menyiksa manusia dengan mengintimidasi bahkan menggugat manusia dihadapan ALLAH seperti kejadian AYUB. Penguasa kegelapan mendatangkan siksaan sakit penyakit baca WAHYU 9:6 Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.
  3. penghulu-penghulu dunia yang gelap ini yaitu iblis yang berkuasa atas wilayah teratorial, menghambat penginjilan suapaya orang tidak datang pada TUHAN.  Dalam II Yohanes 1:7. Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. 1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya. 1:9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.
  4. roh-roh jahat di udara, yaitu penyesat-penyesat, yang membawa manusia dalam konflik, kecelakaan dan kehancuran. Manusia tidak bisa membedakan mana yang salah dan mana yang baik, karena rekayasa kuasa roh-roh jahat itu. Baca Kolose 2:8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

 

 

Sekarang kita sudah memahami siapa lawan kita itu, kalau begitu bagaimana cara supaya kita bisa menang dan menjadi pemenang atas peperangan itu. Mari kita belajar, bagaimana strategy untuk menang agar kita tidak kocar-kacir.

 

ADA 3 (TIGA) STRATEGY UNTUK MENANG

  1. BERPERANG ATAS INSTRUKSI KOMANDAN PERANG; sebelumnya anda harus mengenal siapa “DIA” yang menjadi sumber inspirasi, sumber kekuatan dan sumber kemenangan yaitu TUHAN ALLAH DALAM YESUS KRISTUS. Anda harus tahu siapa DIA? Sehebat apakah DIA? Kalau anda sudah mengakui YESUS adalah TUHAN, saudara harus TUNDUK padaNYa. “KITA BERPERANG ATAS NAMA ALLAH”, oleh karena itu terimalah RohNya agar berkuasa dalam diri anda, sehingga DIA memberitahukan strategy apa yang harus dilakukan. Daud mengenal DIA, sehingga ketika Daud maju berperang, sama sekali tidak gentar atau takut menghadapi manusia raksasa si GOLIAT itu. Perintah Tuhan sudah jelas “LAWANLAH IBLIS……” (Yak. 4: 7b,) secara lengkap Yakobus 4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! 4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Ini adalah perintah!   I PETRUS 5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. 5:10. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. 5:11 Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

 

  1. PAKAILAH SENJATA LENGKAP, yaitu FIRMAN ALLAH. Kalau begitu kita harus menghafal firman Tuhan itu di luar kepala. Misalnya ayat-ayat yang berhubungan dengan peperangan rohani. Baca Ibrani 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

 

Senjata kita adalah FIRMAN TUHAN. Artinya FIRMAN itu harus ada dalam diri kita, hati kita, otak kita dan dimanapun tempat di dalam loh kehidupan kita.

  Baca Ibrani 4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab. Tidak ada satu makhlukpun yang mampu menyembunyikan diri di dihadapanNya.

    Saudara, kalau mau menang, berarti anda harus menguasai berbagai macam jenis senjata yang harus digunakan dalam medan perang. Apakah itu senjata organik dan senjata rahasia, saudara harus mampu menggunakannya dalam melawan musuh kita.

    Peran apapun yang saudara ambil dalam peperangan tersebut, sangat berharga dimata TUHAN. Pangkat apapun, jabatan apapun baik sebagai prajurit (anak buah) atau komandan regu atau komandan batalyon atau apa saja semua berguna dan berharga.

    Intinya saudara bisa menggunakan senjata perang tersebut yaitu “FIRMAN TUHAN”. Menghafal FIRMAN TUHAN untuk memukul mundur bahkan memukul jatuh, bahkan menawan iblis yang ingin menyerang anda.

Anda pasti Menang! 

    Tuhan Yesus sangat tegar dan manang melawan iblis yang membawa DIA ke padang gurun, ke atas bukit bahkan di bubungan gedung yang tinggi. TUHAN YESUS menggunakan Firman untuk mematahkan siasat iblis itu dan DIA menang.

 

  1. PAKAILAH PERISAI DAN KETOPONG KESELAMATAN

Perisai itu berguna untuk menangkis senjata iblis. Baca Efesus 6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, 6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, 6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus. Biasanya dalam peperangan, para tentara tiarap untuk menghindari peluru-peluru lawan. Tetapi dalam peperangan ROHANI, tidak demikian. Berdirilah Teguh, artinya saudara benar-benar harus dalam hidup penuh kekudusan, sebagai hamba kebenaran dan keadilan.

 

 

    Kita harus mengerti bahwa ancaman itu sangat mengerikan, oleh karena itu jika kita tidak memiliki perlindungan diri dari serangan iblis itu, maka kita akan dihabisi.  Seorang prajurit harus memahami medan pertempuran/perang, situasi dan kondisi. Bisa mematahkan serangan lawan selayaknya seorang prajurit perang yang selalu ‘stand by’ waspada setiap saat. Ingat, saudara harus berdiri tegap sebagai pasukan ALLAH yang siap sedia setiap waktu melepaskan tembakan ke arah musuh.

Jika ingin menang maka kuasailah dirimu dari nafsu dan keinginan-keinginan daging. Jika ingin menang dari iblis (penguasa kegelapan) maka (a). Mendekatlah Kepada Allah, Kenalilah Allah dan Kasihilah Allah kita dalam nama Yesus Kristus. (b). Kuasailah pemakaian senjata yaitu Firman Tuhan. (c). Berlindunglah dalam Tuhan, kekudusan hidup, keadilan dan iman yang tidak akan pernah berkesudahan.

 

Apa yang harus anda lakukan setelah membaca dan mendengarkan khotbah ini?

Ada 4 langkah persiapan memasuki medan peperangan melawan musuh: 

  1. Usir Setan, patahkan dan lawan serta ikat dalam nama Yesus dan tawanlah musuhmu : Melalui firman Allah (Yak. 4: 7b, Ibr.4: 12)
  2. Jangan berhenti berdoa dan berpuasa : Melalui doa syafaat (Mat. 17: 21, Neh.1:4)
  3. Tunduk kepada Allah: Penyerahan total kepada Allah (Yak. 4: 7a, Kel.17: 8- 16)
  4. Mendekatlah kepada Tuhan: Melalui pujian dan penyembahan (Yak. 4: 8a, 2Taw. 20: 22)

Sebagai referensi tambahan, hafallah (baca berkali-kali) Firman Tuhan di bawah ini:

KISAH PARARASUL

19:13. Juga beberapa tukang jampi Yahudi, yang berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh jahat dengan berseru, katanya: “Aku menyumpahi kamu demi nama Yesus yang diberitakan oleh Paulus.”

19:14 Mereka yang melakukan hal itu ialah tujuh orang anak dari seorang imam kepala Yahudi yang bernama Skewa.

19:15 Tetapi roh jahat itu menjawab: “Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?”

19:16 Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka.

19:17 Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyhurlah nama Tuhan Yesus.

19:18 Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuata seperti itu.

 

 

EFESUS

6:10. Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.

6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;

6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,

6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, 6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, 6:19. juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, 6:20 yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara. 6:21 Supaya kamu juga mengetahui keadaan dan hal ihwalku, maka Tikhikus, saudara kita yang kekasih dan pelayan yang setia di dalam Tuhan, akan memberitahukan semuanya kepada kamu. 6:22 Dengan maksud inilah ia kusuruh kepadamu, yaitu supaya kamu tahu hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu. 6:23 Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari Allah, Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai sekalian saudara. 6:24 Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa.

 

 

Demikianlah bahan pembicaraan kita hari ini. Kiranya Kasih Karunia Tuhan Yesus menyertai Kita sekalian, dan selalu menang dalam pertandingan dan peperangan rohani.

 

Nama Tuhan diagungkan dan dimuliakan, mari bersatu hati untuk berperang melawan dan menghancurkan setiap siasat iblis. Mari giat untuk merebut mereka yang belum mendapatkan kabar baik tentang keselamatan.

 

Doa kami menyertai saudara, Amin.

 

Jakarta, 29 Agustus 2008-08-29

 

 

Pdm. Ir. Mustika Ranto Gulo

Iklan

3 pemikiran pada “BAGAIMANA CARA MEMENANGKAN PERTANDINGAN & PEPERANGAN ROHANI?

  1. tambahan dari saya yaitu sesuai nasehat dalam I Pet 5 : 8-9a bahwa utk memenangkan sebuah pertandingan kita hrs selalu dlm keadaan sadar, berjaga-jaga, dan beriman (percaya) kepada Tuhan Yesus Kristus. GBU

  2. Luar biasa renungannya, & sangat memberkati, semoga lewat pelayanan seperti ini semakin banyak jiwa yang di tolong & diberkati. terimakasih Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s