Pelantikan dan Pentahbisan Pendeta GESABA

GEREJA ANTRAR BANGSA melantik Para Pendetanya dalam arti mentahbiskan pendetanya sejumlah 5 orang. Sejarah bagi saya karena saya diberi kesempatan menjadi pendeta di Gereja ini karena sering melayani Tuhan membawa Firman di Gereja tersebut.

Tanggl 26 Mei 2007, saya dilantik menjadi KETUA UMUM PILAR NIAS BARAT sebuah LSM yang sangat besar di Jakarta.

Tanggal 27 Mei 2007, saya keberatan untuk dilantik / ditahbiskan sebagai pendeta di GESABA, tetapi Konsultan yang mendukung GESABA. Saya bukan menjadi Pendeta di GESABA tetapi menjadi Motivator bagi GESABA, sebab saya adalah Pendeta Muda di GBI.

Pelayanan di GBI adalah yang utama bagi saya karena saya pengurus juga di sana.

Salam untuk semua, Tuhan tolong saya!

Iklan

3 pemikiran pada “Pelantikan dan Pentahbisan Pendeta GESABA

  1. Saya dengar, saya lihat dan saya saksikan sendiri bagaimana TANGAN TUHAN melawat kami kepada hari-hari seperti ini sekarang. Dulu, kami berharap agar masa depan kami lebih baik, dan hari ini adalah masa depan itu sendiri.

    Tidak ada suatu hal yang membuat kami berubah pikiran terhadap KEMULIAAN TUHAN, sebab sampai saat ini pun kami merasakan kasihNya yang maha AJAIB.

    Kesulitan dan Kesusahan adalah bagian dari kesuksesan kaim, mengapa? Justru tantangan seperti inilah yang mengukur tingkat ketahanan kami, apakah kami menghianati TUHAN? Oh, tidak!

    Kami semakin terlatih dan menganggap semua itu adalah bagian dari dinamika kehidupan di dalam TUHAN. Bayangkan saja, orang-orang yang belum terlatih dalam menghadapi kesulitan da kesusahan dalam dunia ini, mereka menghilang dan menjadi budak iblis selamanya. Mereka memilih jalan singkat dan kompromi dengan dunia ini.

    Terima kasih, anda mau beriman kepada Yesus sebagai TUHAN. Sebab IA sendiri yang meiliki inisiatif menyelamatkan kita dari dunia yang kejam ini. IA sendiri yang memulai sesuatu yang baik dalam kehidupan kita, bukan karena kebaikan kita makanya dia RELA MATI BAGI KITA. Dia memberi ROHNYA sebagai penolong bagi kita agar bisa menang dan bertahan dalam tingkat kesulitan apapun di dunia ini.

    Itulah yang menjadikan aku sangat berharga, DIA memberi nyawaNya sebagai bukti Cintanya, Dunia tak akan pernah sanggup menyamainya, tak pernah ada kasih sama seperti kasihNya.

    Salam
    Callme

  2. MENGHADAPI KETAWARAN HATI – Yosua 7:5

    Written by Pdt. Pudjo St. Abednego

    Hidup ini tidak selalu mulus. Kadangkala kita menghadapi kegagalan. Hati yang lebih pahit lagi akan terjadi apabila kita telah yakin akan sukses, namun tiba-tiba gagal ditengah jalan dan kegagalan itu tanpa kita duga sebelumnya.

    Dalam pembacaan ayat di atas, Yosua mempunyai pengalaman yang luar biasa mengalahkan kota Yerikho dan merencanakan berperang melawan suku bangsa Ai. Dalam perhitungan, suku Ai adalah lawan yang terlalu kecil dan mudah dikalahkan dibandingkan Yerikho, namun diluar dugaan, Israel dikalahkan dan bangsa Ai menang. Pengalaman kekalahan ini, menjadikan pengalaman yang sangat pahit bagi bangsa Israel dan mereka menjadi tawar hati dan kecewa.

    Tentunya Yosua dan bangsa Israel melewati tahap yang membingungkan. Mengapa harus kalah dari bangsa yang kecil dan tidak diperhitungkan itu? Dalam ketidakmengertian tersebut, Yosua berlutut di hadapan Allah dan mencari jawaban dari Tuhan (Yos. 7:7). Seringkali kekecewaan dan ketawaran hati menyerang banyak orang Kristen ketika mereka diperhadapkan dengan hat-hat yang tidak diduga dan diharapkan sebelumnya. Yosua memberikan contoh bahwa dalam situasi seperti itu, kita harus datang di kaki Tuhan. Berdoa dan mencari Tuhan untuk menemukan jawaban: “Mengapa Tuhan ijinkan semuanya terjadi ?”.

    Dalam Yosua 7:10-11, Tuhan memberitahukan Yosua bahwa kekalahan Israel terjadi , karena ada di antara orang Isreal melakukan dosa dan tidak hidup Kudus. Jelas bagi kita bahwa dosa menjadi pintu terhadap kekalahan dan kehancuran. Tuhan menyuruh Yosua untuk membereskan dosa yang menyebabkan kekalahan orang Israel dan kemudian setelah pemberesan itu mereka dapat menaklukkan bangsa Ai.

    Ketawaran hati dapat diatasi apabila kita menyadari bahwa dosa dan kesalahan yang seringkali membuat kita gagal dalam hidup ini, dapat kita atasi dengan menyelesaikannya di hadapan Tuhan setelah dengan rendah hati kita berdoa dan datang di kaki Tuhan dalam keputusasaan kita. Ketawaran had seringkali mendahului kemenangan besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s