Humor, tulis di sini!

Syalom,
Humor atau cerita lucu sering terjadi didalam kehidupan kita, seperti pendeta saya, yang selalu lupa membawa kacamata kemana-mana. Suatu hari saya tanya padanya “mengapa pak pendeta selalu membaca dengan menjauhkan alkitab dan mata dikecilkan saat membaca Firman Tuhan. Apa matanya rusak, kacamatanya selalu lupa bawa?”
Dia tarik saya kebelakang pintu dan dia berkata “Jangan tanya bagian itu, kamu hanya boleh tanya hal lain saja!”. Saya benar-benar kaget, wah, pak Pendeta yang selama ini lembah lembut, kog jadi berang sama saya. Pada saya bermaksud untuk sekedar tanya, karena kasihan saja. Hari minggu berikutnya saya putuskan membawa kacamata nenek saya yang sudah meninggal 2 tahun lalu diumur 70 tahun. Saya bersihkan dan saya berikan kepada Pak Pendeta, dia langsung mencobanya dan sangat bergembira. Dia doakan saya dan mengatakan Tuhan memberkatimu hampir sepuluh kali. Kebaktian segera dimulai, dan saya lihat kegembiraan diwajahnya, luar biasa…aku sangat senang sekali. Pasti, kebiasaan Pak Pendeta menarik Alkitab menjauh dari wajahnya saat membacanya, tidak terjadi lagi. Khotbah pun tiba, saat berjalan ke mimbar dia sempat menoleh ke saya dan memainkan senyum disudut bibirnya, menunjukkan sangat percaya diri. Lalu berdoa dan membuka Alkitab dan siap-siap membacanya. aku senang sekali. Apa yang terjadi saudara, seketika pak Pendetanya, menjauhkan Alkitab dari wajahnya seakan-akan tidak ada efek kacamata yang dia pakai. Yach, semua jemaat trtawa, karena alasan beliau selama ini melkukan hal itu karena kacamatanya selalu lupa dibawa. Kog, hari ini sudah pakai kaca mata masih tetap saja menjauhkan bahan bacaan dari mukanya. Saya tertunduk malu, dan tidak mau melihatnya karena saya tahu, mukanya sempat memerah, dan kehilangan konsentrasi.
Dua minggu kemudian, saya ketemu dia dan berusaha untuk diam. tibatiba “Nah, sekarang saya jelaskan ya, saya tidak pernah memiliki kacamata untuk baca, dan kalau saya menjauhkan Alkitab dari wajah saya saat membacanya ada dua arti, yang pertama, biar jemaat sadar kalau saya itu sudah berumur dan kedua, sudah terbiasa saya lalukan sejak dulu untuk menghilangkan grogi. Karena pada saat saya membaca Alkitab, ratusan mata jemaat memandangi dan melotot ke arah saya. Ternyata mereka tidak pernah membawa Aliktab ke Gereja. Jadi, saya menutupi kelemahan itu dengan konsentrasi membaca seakan-akan mata saya sudah butuh kacamata. Hehehe…itu cuma action saja.

Iklan

8 pemikiran pada “Humor, tulis di sini!

  1. SEKARANG, WAJIB MEMASANG CCTV !

    Berdasarkan Peraturan yang dikeluarkan oleh KAPOLDA METRO JAYA No. 02 TAHUN 2005, Tgl. 30 November 2005, bahwa dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya mengantisipasi terror, maka “WAJIB MEMASANG CCTV (Closed Circuit Television)”. Diwajibkan kepada pengelola pusat keramaian seperti Hotel, Mall, Building (Perkantoran), Rumah Sakit, Pabrik / Industri dan lain-lain.

  2. TANDA ANDA JARANG MEMBACA ALKITAB
    1. Ketika pendeta menyebutkan perikop dari kitab Zefanya, Anda membuka daftar isi alkitab lebih dahulu.
    2. Tokoh favorit Anda dalan Perjanjian Lama adalah Hercules dan Xena.
    3. Anda kaget mendapati anak anda sedang membaca Kitab Kidung Agung. “Siapa yang memberi bacaan seperti ini!!” tanya Anda.
    4. Alkitab Anda terlihat bersih. Tidak ada tanda coretan atau catatan sama sekali.

  3. Setelah kotbah yang lama dan membosankan, seorang anggota jemaat mendatangi pengkotbahnya. ” Pak pendeta kotbah anda pagi ini mengingatkan saya pada Damai dan Kasih Tuhan.”
    ” Sungguh? Wah, belum ada yang mengatakan itu sebelumnya, ujar pendeta itu bangga, ” Tetapi , mengapa anda bisa berkata begitu?”
    ” Kotbah anda membuat saya teringat pada damai dari Tuhan,sebab sama-sama mengatasi segala akal, dan mengingatkan saya pada kasih Tuhan,sebab sama-sama tidak ada habis-habisnya.”

  4. TERGODA
    Simon adalah seorang pendeta yang cukup miskin. Suatu hari, Ita istrinya, pulang dari belanja sambil membawa sebuah baju yang harganya Rp.200.000,-
    “Kamu membeli baju seharga satu bulan gajiku? Teganya kamu!” teriak Simon.
    “Waktu itu, aku sedang tidak sadar, pa,” sesal Ita. “Ketika belanja di mall tadi, aku iseng-iseng melihat-lihat pakaian yang dijual. Lalu, dengan tidak sadar aku mencoba salah satu baju tersebut. Tiba-tiba seperti ada suara berbisik ditelingaku, “Wah, kamu cantik sekali lho pakai baju itu !. Ayo beli aja!”
    “Lho itu kan suara Iblis! Sebagai seorang istri pendeta kamu seharusnya tahu cara menghadapinya, Ma,” sela Simon. “Tengking saja dia!”
    “Sudah, Pa. Aku sudah berkata, ‘Enyah kau iblis, menyingkirlah kau dari hadapanku!” jelas Ita,
    “Tetapi beberapa saat kemudian iblis berkata lagi,
    “Waaaahhh…dengan memakai baju itu, dari belakang kamu terlihat lebih cantik lagi lho!”

  5. MAIN BOLA
    Pada suatu hari di hutan belantara, ada pertandingan sepak bola antara gajah dan serangga. Baru setengah permainan, gajah menang dengan skor 39-0. Setengah permainan berikutnya, seekor kaki seribu tampil menggantikan kedudukan serangga lainnya, ternyata binatang itu bermain dengan gemilang. Di akhir pertandingan skor 46-39 untuk kemenangan para serangga.
    Ketika mereka meninggalkan lapangan permainan, kapten kesebelasan gajah bertanya:”Mengapa kalian tidak memasang kaki seribu sejak awal permainan?”
    “Kami sih maunya begitu.” sahut kapten kesebelasan serangga, “Tapi mereka perlu waktu satu jam untuk memakai sepatu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s